Warga tak Panik Merapi Meletus

Warga tak Panik Merapi Meletus

Masyarakat diminta tenang dan tidak berkegiatan dalam jarak 3 kilometer dari gunung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan masyarakat tidak panik saat menanggapi letusan Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat, pukul 08.20 WIB.

“Saat Gunung Merapi meletus masyarakat keluar rumah melihat letusannya. Masyarakat telah belajar dari letusan-letusan yang terjadi sebelumnya,” kata Sutopo melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (1/6).

Sutopo mengatakan status Gunung Merapi masih tetap Waspada atau tingkat dua dan masyarakat di sekitar puncak belum perlu mengungsi. Dia juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak berkegiatan dalam jarak tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Kegiatan pendakian di Gunung Merapi untuk sementara tidak disarankan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. “Masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi,” ujarnya.

Bila terjadi hujan abu, Sutopo menyarankan masyarakat menggunakan alat pelindung diri saat berkegiatan di luar rumah seperti masker, kacamata, jaket, penutup kepala dan alas kaki. Sutopo juga meminta masyarakat tidak terpancing isu-isu mengenai letusan Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah dan pemerintah daerah.

Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali meletus pada Jumat pukul 08.20 WIB. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan tinggi kolom abu letusan teramati 6.000 meter di atas puncak, kurang lebih 8.968 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Letusan terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 77 mm dan durasi 2 menit.

Letusan hanya sesaat selama dua menit, kemudian tidak tampak ada letusan lagi. BPPTKG masih terus memantau intensif dan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

Sumber Berita Republika.co.id Sbobet | Poker Indonesia | Master Agen Bola

Ngebetbola.com Berkomitmen Memberikan Kenyamanan, Keamanan & Kepuasan Untuk Semua Member Setia, Setiap Saran & Masukan Dari Anda Adalah Kunci Membangun Perusahaan Kearah Yang Lebih Cemerlang. Apabila Staf Kami Memberikan Service Yang Kurang Maksimal, Jangan Ragu Dan Mohon Hubungi Kami Melalui KLIK DISINI Untuk Memberitahukan Masukan Anda ke Pihak Operasional Manajemen NgebetBola.com

Senior Master Agen
+855-969-788-060
2AB05010
cs1_ngebetbola